search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Sekda Bali Dukung Penerapan Sistem Merit untuk Meningkatkan Kompetensi ASN
Jumat, 28 Februari 2025, 21:37 WITA Follow
image

Sekda Bali Dukung Penerapan Sistem Merit untuk Meningkatkan Kompetensi ASN

IKUTI BERITAKLUNGKUNG.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITAKLUNGKUNG.COM, BALI.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, memberikan apresiasi dan dorongan terhadap percepatan penerapan sistem merit atau manajemen talenta dalam membangun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul.

Langkah ini bertujuan untuk menjadikan ASN sebagai garda terdepan dalam pembangunan daerah dan pelayanan publik yang lebih profesional.

Dalam acara Sosialisasi Kepegawaian bertajuk Akselerasi Implementasi Manajemen Talenta di Wilayah Kerja Kantor Regional X BKN, yang berlangsung di UPTD PKSDM Denpasar pada Kamis (27/2), Sekda Dewa Made Indra menegaskan pentingnya sistem meritokrasi.

“Tantangan ke depan adalah menjadikan ASN lebih produktif dan kompeten sebagai pelayan publik.

Oleh karena itu, jabatan-jabatan dalam birokrasi harus diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi. Untuk mencapai hal tersebut, sistem meritokrasi atau manajemen talenta adalah jawabannya,” ujar Dewa Indra.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa manajemen talenta bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi pemerintahan modern. Sistem ini memungkinkan instansi pemerintahan untuk lebih profesional dalam memberikan layanan kepada masyarakat, serta membantu kepala daerah dalam mengakselerasi visi dan misi pembangunan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru 44 kementerian dan lembaga yang siap menerapkan manajemen talenta dari sekitar 600 instansi yang ada. Oleh karena itu, BKN terus mendorong percepatan implementasi di berbagai daerah.

“Saya berharap sosialisasi ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara BKN dan pemerintah daerah, khususnya di Bali, NTB, dan NTT.

Target kami adalah minimal 75% dari total instansi daerah memiliki komitmen kuat dalam membangun sistem manajemen talenta. Prosesnya dilakukan secara bertahap dan parsial agar setiap instansi memiliki kesiapan matang,” jelas Zudan Arif Fakrulloh.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi intensif antara Kepala BKD dan BKPSDM dengan Kantor Regional X BKN Denpasar untuk memastikan penerapan manajemen talenta berjalan optimal.

Langkah-langkah perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan evaluasi (check) perlu diterapkan secara sistematis agar terwujud transformasi ASN yang lebih unggul.

Dalam acara ini, turut hadir Kepala BKN Regional X Denpasar, Sekda Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, NTB, dan NTT, serta berbagai pihak yang hadir secara langsung maupun daring.

Penerapan sistem merit yang berkelanjutan diharapkan dapat menciptakan ASN yang lebih profesional dan berdaya saing tinggi.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah dan BKN, sistem merit diharapkan dapat segera terwujud secara menyeluruh, menjadikan ASN lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan dalam pelayanan publik.

Editor: Aka Kresia

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritaklungkung.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Klungkung.
Ikuti kami